Kamis, 14 April 2016

PRAKATA KITAB "AWAL MENUJU AKHIR"


                                                            KATA PENGANTAR

         Bismillahi rahmani rahimi
        Dengan kebenaran Dzat Al Haq Rabb Tuhan seru segalian alam, kami memohon redha kepada Nya, selaku Dzat yang empunya diri, semoga goresan tangan manusia daif  dan lemah ini dapat bermanfaat bagi saudara kami mukmin sejagad amin. Dalam upaya kita mencapai makam redha Allah dan RasulNya, serta dalam rangka membumikan ilmu makrifatullah, mengungkap jati diri kita yang sebenar-benarnya dan menemukan hakikat dari kebenaran sejati. Dengan Allah kami redhai tulisan yang berjudul " AWAL MENUJU AKHIR " menjadi peganggan manusia sealam ini..Amin ya rabbil alamina..





                                                                                                                 Padang,23 November 2009

                                                                                                                              Khatib Muda

                                                   

                                                                                BAB I

                                                                                AWAL

         Ilmu makrifatullah adalah ilmu Allah SWT yang paling tinggi, dapat dikuasai dan dipahami oleh manusia, jin  dan alam ini. Makrifatullah berasal dari kata makrifat dan Allah. Makrifat artinya mengetahui,memahami atau mengenal, dan Allah adalah nama yang paling agung dan mulia dari sekalian banyak nama Dzat Tuhan kita yang telah dibocorkan atau boleh diketahui oleh alam ini beserta segalian makhlukNya. Jadi kalau demikian ilmu makrifatullah adalah atau dapat diartikan dengan ilmu yang paling tinggi yang dapat dikuasai dan dipahami ataupun diselami oleh manusia dan alam dalam rangka memakrifati dirinya dengan Dzat Tuhan yang empunya diri. Firmannya dalam Al Qur'an surat ( 6 : 122)

   Dengan makrifatullah manusia akan dapat mengeluarkan dirinya dari kekafiran,kekufuran,kegelapan,kebododan serta kejahilan kepada cahaya hidayah Illahiyah yang gilang gemilang. Hanya dengan jalan makrifatullah manusia dapat mengungkap rahasia kebenaran sejati,mengenal diri, mengenal Dzat yang empunya diri dan menduduki makam redha Allah dan RasulNya.Serta memulangkan amanah yang dipikulnya kepada Dzat penanggung amanah dan segala rahasia.
             Ilmu makrifatullah telah menjadi amalan rahasia mulai dari zaman azali,,zaman noktah awal takala nur muhammad tajali, dan asal muasal segalian yang wujud. Begitu juga ilmu makrifatulah telah menjadi peganggan rahasia dan amalan para rasul dan nabi, mulai dari nabi Allah Adam AS sampai kepada junjungan kita penghulu segalian nabi dan rasul,imam dari segalian alam, habibullah kekasih tuhan, hamba sebaik-baiknya hamba saidina wa maulana Muhammad al Mustafa Rasullah SAW. Ilmu makrifatullah juga telah menjadi amalan rahasia para wali-wali Allah,Arifbillah,sidhkin dan orang-orang shaleh. Dengan Allah penulis katakan ,dan pastikan bahwa ilmu makrifatullah akan tetap jadi pegangan nomor wahid atau satu sampai alam ini digulung dan tutup bukukan oleh Dzat Tuhan kita yang telah . membentangkannya.
             Rahasia besar tentang ilmu makrifatullah ini telah terungkap dimalam miraj Baginda Nabi yang mulia. Syeikh Maulana Nazim Adil Al Haqqani An Naqsabandyah terangkan :
ketika nabi SAW sedang naik (miraj) kehadirat Illahiyah, Allah membukakan seluruh kasyaf kepada beliau, takala itu Baginda Nabi mendengar suara seorang manusia . Suara itu adalah suara dari seorang teman dan sahabat terdekatnya, Abu Bakar Sidiq RA .Nabi SAW diperintahkan oleh Allah SWT untuk memerintahkan Abu Bakar As Sidiq untuk memanggil seluruh wali-wali Naqsabandi yang empat puluah,
yang 313 , yang 7007, beserta seluruh pengikut dan murid mereka, kehadirat Illahiyah. semuanya untuk menerima cahaya dan barokah yang istimewa,pentalkinan ilmu makrifatullah kepada sekalian ruh para aulia, wali-wali Allah, Arifbillah,Sidkhin,orang orang zuhud, dan orang-orang shaleh beserta pengikut dan muridnya.
          Selanjutnya Allah SWT memerintahkan Nabi SAW yang kemudian memerintahkan Abu Bakar As Sidiq untuk memanggil 124.000 wali dari 40 tariqah lainnya, beserta murid-murid mereka untuk diberi cahaya dan barokah di hadirat Illahiyah. Seluruh syeikh dan muridnya hadir pada pertemuan yang mulia dan penuh barokah itu. Allah SWT kemudian  menyuruh Baginda Nabi SAW untuk melihat mereka dengan kekuatan dan cahaya kenabiannya dan untuk mengangkat mereka semua ke makam sidkhin yang terpercaya dan yang benar. Kemudian Allah SWT mewahyukan kepada Baginda Rasullah untuk menyatakan kepada seluruh aulia dan murid-muridnya bahwa mereka akan menjadi bintang gemintang yang berkilau diantara manusia, untuk menyebar cahaya yang telah diberikan Illahiyah keseluruh manusia dipermukaan Bumi. Ditangan para wali lah luka-luka manusia akan disembuhkan , baik luka luar maupun luka dalam . wali-wali ini akan mampu membawa seluruh umat dan seluruh makhluk ciptaan tampa kelelahan. Setiap orang diantara para wali adalah gaus ( pemberi syafaat tertinggi) pada zamannya.Mereka semua dipanggil lewat ruh-ruh mereka dari alam arwah, kemudian Abu Bakar diperintahkan pula untuk memanggil 7007 wali Naqsabandi , kemudian Nabi SAW memanggil 124.000 nabi-nabi. Abu Bakar dengan perintah Nabi SAW memanggil para grand syeikh dan para murid dan pengikut-pengikutnya untuk hadir secara spiritual, kemudian Abu Bakar memerintahkan para syeikh untuk mengambil tangan-tangan murid mereka untuk menerima ba'yah. Abu Bakar menaruh tangannya diatas tangan-tangan mereka semua, dan kemudian Muhammad SAW menaruh tangannya diatas tangan-tangan mereka semua dan kemudian juga Allah SWT meletakan tanganNya, tangan kekuasaan (Quadrat) diatas mereka semua. Dan Allah oleh diriNya sendiri, menaruh dilidah setiap orang yang hadir bacaan dzikirNya. Dan Allah SWT memerintahkan nabi untuk memerintahkan Abu Bakar untuk menyuruh para syeikh dan murid-muridnya untuk melafazkan apa yang mereka dengar dari suara qudrati . Semua mereka yang hadir mengikuti syeikhnya , para syeikh itu juga mengikuti apa yang mereka dengar dari Nabi SAW yang juga melafazkannya , kemudian Allah SWT mengajarkan rahasia dari dzikir , yang dikenal dengan nama "khatam khwajanggan" kepada Abdul Khalik al Ghujdawani yang memimpin dzikir pertama diantara para wali dalam tariqah ini. Nabi SAW memberitahukan kepada Abu Bakar bahwa Abdul Khalik Al gujdawani adalah pemimpin dari qatam khwanjanggan. Setiap mereka yang hadir mendapat kehormatan menerima cahaya dan rahasia dari khwanjangan Abdul khalik al Gujdawani dihadirat para wali, dihadirat Abu Bakar, dihadir Nabi SAW, dihadirat Illahiyah Dzat Tuhan yang empuNya diri.
         Jalur transimisi ini dikenal dengan nama sebagai anak-anak Abu Bakar dan beliau ( Abu Bakar) dikenal sebagai bapak sanad emas ini.Yang kelak sanad emas inilah yang kita kenal dengan nama Naqsabandi.Itulah salah ssatu rahasia besar yang pernah diungkap, yang semuanya hanya dapat diperoleh
melalui pencerahan makrifatullah. Saudaraku demikian hebat dan mulia serta spektakuler ilmu makrifatullah, oleh karena itu sudah pasti tidak semua orang yang dapat memahaminya. Seorang mukmin yang ingin bergabung kedalam jalan thariqah nakhsabandiyah memerlukan modal dasar yang kokoh sebagai modal awal perjalanan panjang mencari redha ALLAH dan Rasulnya. paling tidak bagi seorang mukmin yang telah menempuh jalan salik membutuhkan 7 pilar dasar sebelum memasuki jalan nakhsabandi. Adapun 7 pilar dasar itu telah diterngkan oleh guru kami yang mulia sayyidi syech Tengku Abdurrahman. Adapun pilar itu dikenal dengan istilah 7 T yang terdiri dari:

1. Tekun.
Tekun dalam kaca mata ilmu makhrifatullah diartikan dengan kesungguh-sungguhan seorang salik atau murid untuk melatih diri lahir bathin dalam usahanya yang sebenar-benarnya untik mencapai redha Allah SWT. Ketekunan seorang salik amat dibutuhkan dalam perjalanan mencari redha Allah dan rasul. Sesuai dengan firmanNya Q.S. Ar-ra'dum ayat : 11s
























































































































































































Jumat, 19 Oktober 2012

rancangan baliho

Bagi Dusanak-dusanak murid SKM yang berminat Baliho ini Gratis.... Silahkan Klik Join di Sisi kanan Blog ini./ Request From Hp... By radja

Selasa, 16 Oktober 2012

RAHASIA 99 NAMA ALLAH

Bismillah.Sebenarnya Nama Indah Tuhan Yang Maha Esa amat banyak. Jumlahnya tidak terbatas kepada bilangan 99 saja. Ada ratusan, bahkan ribuan, atau mungkin total jenderalnya tak terhitung. Namun sifat segenap Nama Ilahi terkandung di dalam Kesembilan-Puluh-Sembilan Nama Allah yang Indah, atau Al-Asma ul-Husna. Kita mewarisi yang ke-99 tersebut melalui sebuah hadis Nabi Muhammad saw. yang membeberkannya secara khusus:
1. ALLAH [ISMUDZ - DZAT] :
Nama Ilahi yang serba komprehensif. Nama panggilan Ketuhanan yang merupakan asal-usul segenap Nama lain-Nya. Barang siapa membaca Asma Allah ini 1000 kali setiap hari, maka semua keraguan dan ketidakpastiannya akan hilang dari hatinya, dan sebaliknya, keteguhan dan keyakinan akan tertanam dalam hatinya. Insya Allah.
2. AR-RAHMAN [YANG MAHA PEMURAH] :
Jika Asma Allah ini dibaca 100 kali setiap hari setelah setiap shalat, maka insya Allah keras hati dan kelalaian akan dihilangkan dari hati orang yg membacanya.
3. AR-RAHIIM [YANG MAHA PENYAYANG] :
Jika Asma Allah ini dibaca setiap hari 100 kali setelah sholat, maka orang yg membacanya akan dilindungi dari semua bencana dan malapetaka, dan seluruh makhluk akan mengasihinya. Insya Allah
4. AL-MALIK [YANG MAHA MERAJAI] :
Jika Asma Allah ini dibaca sebanyak-banyaknya setiap hari setelah Zawaal, maka orang yang membacanya akan diberi kekayaan yang melimpah. Insya Allah
5. AL-QUDDUSS [YANG MAHA SUCI] :
Allah akan mengobati semua penyakit ruhani kepada orang yg membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya setiap hari.
6. AS-SALAAM [YANG MEMBERIKAN KESEJAHTERAAN] :
Siapa saja yg membaca Asma Allah ini terus menerus, Allah akan melindunginya dari semua bencaa dan bahaya. jika dibaca 115 kali dan ditiupkan kepada orang yg sakit, Insya Allah, Allah akan memberikannya kesehatan kepadanya.
7. AL-MU’MIN [PEMBERI KESELAMATAN DAN KEAMANAN] :
Barang siapa yg membaca Asma Allah ini 630 kali pada saat mengalami ketakutan, Allah akan melindunginya dari semua bencana, kecelakaan, dan kerugian. Jika seseorang menulis Asma Allah ini (diatas kertas atau dengan mengukirnya di cincin perak) kemudian dipakai (sebagai ta’wiz), maka keselamatan jasmani dan ruhaninya berada dalam tanggungan Allah SWT.
8. AL-MUHAYMIN [YANG MAHA MELINDUNGI] : Barang siapa yg mengerjakan sholat dua rakaat setelah berwudhu, kemudian dengan keikhlasan hati membaca Asma Allah ini 100 kali, maka Allah SWT, akan mensucikan jasmani dan ruhaninya. Allah SWT. juga akan memperlihatkan kepadanya hal yg gaib jika Asma Allah ini di baca 115 kali.
9. AL-AZIZ [YANG MAHA PERKASA] :
Barang siapa yg membaca Alma Allah ini 40 kali setiap hari selama empat puluh hari, maka Allah SWT, akan mengaruniakan kepadanya kemuliaan dan kecukupan. Jika dibaca setial hari sebanyak 41 kali secara istiqomah, orang yg membacanya akan diberi kecukupan dan akan dimuliahkan jika dia dalam keadaan terhina.
10. AL-JABBAAR [YANG MAHA BERKUASA] :
Barang siapa yg membaca Asma Allah ini 226 kali setiap pagi dan setiap sore, dia akan diselamatkan dari kezhaliman orang yg zhalim dan kezhaliman penguasa. Jika seseorang mengukir Asma Allah ini di cincin perak dan mengenakan cinci tersebut, maka orang-orang akan merasa gentar terhadapnya dan orang-orang akan merasakan kehebatannya. Insya Allah
11. AL-MUTAKABBIR [YANG MEMPUNYAI KEAGUNGAN DAN KESOMBONGAN] :
Orang yg membaca Asma Allah ini secara istiqomah, kedapanya akan dikaruniahkan kemuliaan dan keagungan. jika di baca sebelum mengerjakan tugas apa aja, maka tugasnya itu akan terselesaikan. Insya Allah
12. AL-KHALIQ [YANG MAHA PENCIPTA] :
Siapa saja yg membaca Asma Allah ini 100 kali selama 7 hari, ia akan dilindungi dari semua malapetaka, Insya Allah. Dan barang siapa membiasakan membaca Asma Allah ini, Allah SWT. akan menciptakan seorang malaikat yg akan selalu beribadah kepada Allah SWT atas namannya.
13. AL-BAARIT [YANG MERENCANAKAN SEGALA SESUATU] :
Jika seorang wanita yg mandul berpuasa selama 7 hari, dan setiap hari setelah berbuka dengan air kemudian membaca Yaa Baari’uu ya Mushawwiru sebanyak 21 kali, Allah SWT. akan mengaruniakan kepadanya seorang anak laki-laki. Insya Allah
14. AL-MUSHAWWIR [YANG MENCIPTAKAN SEGALA BENTUK DAN RUPA] : Jika seorang wanita yg mandul berpuasa selama 7 hari, dan setiap hari setelah berbuka dengan air kemudian membaca Ya Mushawwiru sebanyak 21 kali, Allah SWT. akan mengaruniakan kepadanya seorang anak laki-laki. Insya Allah
15. AL-GHAFFAAR [YANG MAHA MEMBERI AMPUN] :
Seseorang yg membaca Asma Allah ini 100 kali setelah sholat Jum’at, dosa-dosanya akan diampuni Allah SWT. Barang siapa yg membaca Yaa Ghaffar setiap hari setelah shalat ‘Ashar, Allah SWT akan memasukkan orang yg membacanya dalam golongan orang-orang yg diampuni oleh – Nya.
16. AL-QAHHAAR [YANG MAHA BERKUASA] : O
rang yg hatinya dipenuhi cinta dunia hendaknya membaca Asma Allah ini secara istiqomah. Insya Allah, Allah SWT akan membersihkan hatinya dari cinta dunia dan memasukkan perasaan cinta kepada-Nya di dalam hatinya.
17. AL-WAHHAAB [YANG MAHA MEMBERI] :
Orang yg ditimpa kemiskinan hendknya selalu membaca Asma Allah ini atau menulisnya untuk dikenakan sebagai ta’wiz. Atau membacanya sebanyak 40 kali dalam sujud terakhir dalam sholat Dhuha. Insya Allah, ia akan terbebas dari kemiskinan melalui jalan yg tidak disangka-sangkanya. Jika seseorang mempunyai hajat khusus agar hajarnya terkabul, hendaknya melakukan sujud di halaman rumah atau masjid kemudian membaca Asma Allah ini 100 kali. Insya Allah hajarnya akan terkabulkan
18. AL-RAZZAAQ [YANG MEMBERI REZEKI] :
Barang siapa yg meniupkan di empat sudut rumahnya, setelah membaca Asma Allah ini 10 kali, sebelum sholat Subuh, Allah SWT akan membukakan kepadanya pintu rezeki, dan sakit serta kemiskinan tidak akan masuk ke dalam rumahnya. catatan : hendaknya dimulai dari sudut kanan dan menghadap kiblat.
19. AL-FATTAAH [YANG MENGHILANGKAN KESULITAN DAN PEMBERI KEPUTUSAN] : Barang siapa yang meletakkan kedua tangannya di dada setelah sholat Fajar dan membaca Asma Allah ini 70 kali, Insya Allah hatinya akan disinari dengan nur iman.
20. AL-ALIIM [YANG MAHA MENGETAHUI] :
Barang siapa yg membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya, Allah SWT. akan membuka baginya pintu ilmu dan hikmah. Disamping itu, hatinya akan dipenuhi dengan ma’rifatullah (mengenal Allah).
21. AL-QAABIDH [YANG MENYEMPITKAN REZEKI] :
Barang siapa yg menulis (dengan za’faran atau hanya dengan gerakan jari) Asma Allah ini di empat potongan roti setiap hari selama 40 hari dan memakannya, Insya Allah ia akan diselamatkan dari lapar, haus, luka, sakit, dan sebagainya.
22. AL-BAASITH [YANG MELUASKAN REZEKI] : Barang siapa yg mengangkat tangannya ke arah langit (sepeti dalam doa) setelah sholat Dhuha dan membaca Asma Allah ini 10 kali, kemudian mengusapkan tanggannya di wajah (seperti ketika selesai berdoa). maka Allah SWT. akan mencukupinya dan tidak berhajat kepada makhluk. Hal ini harus dibaca setiap hari.
23. AL-KHAAFIDH [YANG MERENDAHKAN DAN MENGHINAKAN SESEORANG] :
Barang siapa yg mengucapkan Asma Allah ini 500 kali, Allah SWT. akan memenuhi semua keperluannya dan menghilangkan semua kesulitannya, Insya Allah. Orang yg berpuasa selama 3 hari dan pada hari yg ke-4 membaca Asma Allah ini 70 kali ketika duduk menyendiri, ia akan memperoleh kemenangan atas musuhnya. Insya Allah
 24. AR-RAAFI’ [YANG MENINGGIKAN DERAJAT SESEORANG] :
Orang yg mambaca Asma Allah ini 100 kali di tengah malam pada tanggal ke-14 bulan Qomariyah, Allah SWT. akan mengaruniakan kecukupan kepadanya dan tidak berhajat kepada makhluk. Insya Allah.
25. AL-MU’IZZ [YANG MEMBERIKAN KEMULIAAN] : Jika Asma Allah ini di baca 40 kali setelah Magrib setiap Senin dan Jum’at, Allah SWT. akan mengaruniakan kepada orang yg membacanya kemuliaan dan kehormatan. Insya Allah.
26. AL-MUDZILL [YANG MERENDAHKAN DAN MENGHINAKAN HAMBA-NYA] :
Barang siapa yg berdoa untuk memohon perlindungan setelah membaca Asma Allah ini 75 kali, Allah SWT. akan melindunginya dari orang yg jahat dan dengki, orang zhalim dan musuh-2x. Insya Allah
27. AS-SAMII’ [YANG MAHA MENDENGAR] :
Barang siapa membaca Asma Allah ini 500 kali atau 50 kali pada hari Kamis setelah mengerjakan sholat Dhuha, maka semua permohonannya akan dikabulkan, Insya Allah. Ketika sedang membaca Asma Allah ini hendaknya tidak berbicara apa pun. Jika seseorang membacanya 100 kali pada hari Kamis antara shalat sunnah dan fardhu dalam shalat Subuh, Allah SWT. akan mengaruniakan rahmat istimewa kepadanya. Insya Allah
 28. AL-BASHIIR [YANG MAHA MELIHAT SEGALA SESUATU] :
Orang yg membaca Asma Allah ini 100 kali setelah sholat Jum’at secara istiqomah, Allah SWT. akan mengaruniakan kepadanya penglihatan (mata) yg tajam dan cahaya dalam hatinya. Insya Allah
29. AL-HAAKAM [YANG MENETAPKAN SEGALA HUKUM] :
Orang yg membaca Asma Allah ini 99 kali dalam keadaan memiliki wudhu pada bagian malam terakhir, Allah SWT. akan menjadikan hatinya mampu melihat berbagai rahasia dan hatinya akan dipenuhi dengan cahaya. Dan orang yg membaca Asma Allah ini pada malam Jum’at dalam keadaan sedemikian rupa sehingga hatinya mengalami kegembiraan dan kerinduan kepada Allah, maka Allah SWT. akan memenuhi dadanya dengan kepahaman dan ilham.
30. AL-’ADL [YANG MAHA ADIL] :
Barang siapa yg menulis (dengan za’faran atau dengan isyarat jari) Asma Allah ini di 20 potong roti pada malam atau siang hari Jum’at, kemudian memakannya, maka Allah SWT. akan menjadikan seluruh makhluk tunduk kepadanya. Insya Allah
31. AL-LATHIIF [YANG MAHA MENGASIHI] : Barang siapa yg membaca Asma Allah ini 133 kali setiap hari, Allah SWT. akan mengaruniakan kepadanya rezki yg berlimpah. Siapa saja yg ditimpa kesulitan hendaknya berwudhu dengan bener kemudian mengerjakan shalat dua rakaat, kemudian sambil memikirkan maksudnya (misalnya agar dibebaskan dari kesulitannya) membaca Asma Allah ini 100 kali, maka Allah SWT. akan memberikan jalan keluar dari kesulitannya. Insya Allah
32. AL-KHABIIR [YANG MAHA MENGETAHUI] :
Barang siapa membaca Asma Allah ini terus-menerus selama 7 hari, dia akan dapat melihat rahasia yg tersembunyi. Barang siapa yg hawa nafsunya tidak perna terpuaskan hendaknya selalu membaca Asma Allah ini. Isya Allah, ia akan segera terbebas dari hawa nafsu yg tak terpuaskan tersebut.
33. AL-HALIIM [YANG MAHA PENYANTUN] : Jika Asma Allah ini ditulis di kertas kemudian dituangi air, lalu air tersebut di percikkan atau diusapkan pada sesuatu, maka akan dapat menambah keberkahannya dan akan terpelihara dari bencana.
34. AL-’ADHIIM [YANG MAHA AGUNG] :
Orang yg membaca Asma Allah ini akan dikaruniai kemuliaan dan kehormatan. Insya Allah
35. AL-GHAFUUR [YANG MAHA MENGAMPUNI] :
Barang siapa sering membaca Asma Allah ini maka malapetaka dan duka cita akan dijauhkan darinya. Insya Allah. Di samping itu Allah SWT. akan memberikan keberkahan pada kekayaannya dan keturunannya. Diriwayatkan dalam sebuah hadits bahwa orang yg mengucapkan sebanyak 3 kali. Yaa Rabb Aghfirli Al-Ghafar ketika sujut, maka Allah SWT. akan mengampuni dosanya yg telah lalu dan yg akan datang.
36. ASY-SYAKUUR [YANG MAHA BERTERIMA KASIH] :
Bacalah Asma Allah ini setiap hari sebanyak 41 kali untuk mengatasi masalah keuangan, jasmani, ruhani, pikiran dan sebagainya. Insya Allah masalah tersebut akan segera teratasi
37. AL-’ALIYY [YANG MAHA TINGGI] :
Seseorang yg membaca Asma Allah ini setiap hari secara istiqomah dan membawa serta tulisan tersebut dalam badannya, maka derajatnya akan ditinggikan dan dikaruniai kemakmuran, dan semua hajarnya akan terpenuhi. Insya Allah
38. AL-KABIIR [YANG MAHA BESAR] :
Jika seseorang dipecat dari jabatannya, hendaknya ia berpuasa selama 7 hari dan setiap hari membaca Yaa Kabiir sebanyak 1000 kali, maka jabatannya tersebut akan kembali kepadanya. Disamping itu ia akan memperoleh kemuliaan dan kehormatan. Insya Allah
 39. AL-HAFIIDH [YANG MAHA MELINDUNGI] :
Orang yg membaca Asma Allah ini secara istiqomah dan menyimpan tulisannya dalam badannya. ia akan dilindungi dari semua malapetaka, kehilangan, dan hal-hal yg membaca madharat. Insya Allah
40. AL-MUQIIT [YANG MAHA MEMBERI REZKI DAN KEKUATAN] :
Barang siapa meniupkan Asma Allah ini di sebuah wadah setelah dibaca sebanyak 7 kali, kemudian meminum airnya untuk dirinya atau untuk orang lain. atau bernafas dalam dalam diats wadah tersebut, maka semua hajatnya akan terpenuhi. Insya Allah
4
1. AL-HASIIB [YANG MAHA MEMPERHITUNGKAN] :
Jika takut menghadapi manusia atau sesuatu, maka bacalah Yaa Hasbi Allah Al-Hasiib sebanyak 70 kali pada pagi hari dan 70 kali pada malam hari selama 8 hari semenjak hari kamis, Insya Allah ia akan dilindungi dari kejahatan orang atau sesuatu.
42. AL-JALIIL [YANG MAHA TINGGI DAN MULIA] :
Barang siapa menulis Asma Allah ini pada sesuatu (kertas, kain, dsb) yg ditulis dengan za’faran atau misik, dan menyimpan dalam badannya (sebagai ta’wiz), Allah akan memberikan kepadanya kemuliaan, keagungan, pangkat, dan martabat. Insya Allah.
43. AL-KARIIM [YANG MAHA PEMURAH] : Barang siapa ini dihormati dan dimuliahkan oleh umat dan orang shalih, hendaknya terus membaca Asma Allah ini hingga tertidur.
44. AR-RAQIIB [YANG MAHA MENGAMATI] :
Barang siapa menginginkan keluarganya dan hartanya dilindungi dari kerusakan dan bencana, hendaknya membaca Asma Allah ini setiap hari 7 kali dan meniupkan pada mereka. Hendaknya ia juga terus membacanya kapan saja sehingga akan memperoleh perlindungan setiap saat.
45. AL-MUJIIB [YANG MENGABULKAN DO'A] :
Orang yang senantiasa membaca Yaa Mujiib, maka do’a-2x nya akan dikabulkan.
46. AL-WAASI’ [YANG MAHA LUAS KEKAYAANNYA] :
Barang siapa menginginkan kelimpahan harta benda, ketinggian ruhani, kecukupan, dan tidak tergantung kepada siapapun, hendaknya selalu membaca Asma Allah ini.
47. AL-HAKIIM [YANG MAHA BIJAKSANA] :
Barang siapa terus-menerus membaca Yaa Hakiim maka Allah akan membukakan baginya ilmu dan hikmah. Siapa saja yg menghadapi tugas (pekerjaan) yg tampaknya tidak bs terselesaikan, hendaknya mambaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya. Maka Allah akan menyelesaikan tugas (pekerjaan) tersebut. Insya Allah
48. AL- WADUUD [YANG MAHA MENCINTAI] :
Barang siapa membaca Asma Allah ini 1000 kali kemudian meniupkannya pada makanan, lalu makanan tersebut ia makan bersama-sama istrinya, maka perselisihan dan perbedaan diantara mereka segera teratasi. Cinta dan kasih sayang juga akan tertanam di hati mereka. Insya Allah
49. AL- MAJIID [YANG MAHA MULIA DAN LUHUR] :
Barang siapa terkena penyakit berat seperti cacar, lepra, dan sebagainya, hendaknya berpuasa pada hari ke 13, 14, dan 15 bulan Qomariyah, dan setelah berbuka membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya kemudian ditiupkan di air dan diminum. Insya Allah penyakitnya akan segera sembuh.
50. AL- BAA’ITS [YANG MAHA MEMBANGKITKAN] :
Barang siapa ketika hendak tidur meletakkan tangannya di dadanya dan membaca Asma Allah ini 101 kali, maka hatinya akan hidup dengan ilmu dan hikmah. Insya Allah
51. ASY-SYAHIID [YANG MAHA MENYAKSIKAN] :
 Barang siapa yg menginginkan agar anak dan istrinya yg durhaka menjadi taat, hendaknya meletakkan tangannya di keningnya, kemudian membaca Asma Allah ini 21 kali dan meniupkannya. Insya Allah mereka akan mentaatinya.
52. AL-HAQQ [YANG MAHA BENAR] :
Barang siapa yg anggota keluarganya hilang, pergi, atau kecurian harta bendanya, hendaknya menulis Yaa Haqq di empat sudut pada selembar kertas persegi, dan pada waktu sahur meletakkan kertas tersebut di telapak tangannya kemudian mengangkatnya ke arah langit dan berdo’a. Insya Allah orang yg hilang dan pergi akan segera kembali, dan hartanya yg hilang akan segera diketemukan dan diselamatkan dari kerusakan.
53. AL-WAKIIL [YANG MAHA MENCUKUPI] :
Barang siapa yg takut akan terjadinya bencana hendaknya membaca Yaa Wakiil terus-menerus. Insya Allahia akan dilindungi dari semua bencana.
54. AL-QAWIYY [YANG MAHA KUATI] : Orang yg dizhalimi hendaknya membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya untuk menghentikan kezhalimannya. Maka Allah akan memberikan perlindungan kepadanya.
55. AL-MATIIN [YANG MAHA SEMPURNA KEKUATANNYA] :

Seorang wanita yg tidak dapa menghasilkan ASI hendaknya minum air yg telah dicelupi tulisan Yaa Matiin. Insya Allah air susunya akan keluar dengan melimpah.
56. AL-WALIYY [YANG MAHA MENOLONG DAN MENGENDALIKAN] :
Jika seseorang memiliki istri yg perilakunya buruk, hendaknya Asma Allah ini di baca terus-menerus ketika berada di hadapannya. Insya Allah perilakunya akan menjadi baik.
57. AL-HAMIID [YANG BERHAK DI PUJI] :
Jika seseorang membaca Yaa Hamiid dalam keadaan menyendiri sebanyak 93 kali selama 45 hari, maka kebiasaan dan sifat-sifatnya yg buruk dakan berubah menjadi baik. Insya Allah
58. AL-MUHSHY [YANG MEMPERHITUNGKAN SETIAP AMALAN] :
Orang yg membaca Asma Allah ini 20 kali setiap hari kemudian ditiupkan di dua puluh potong roti kemudian dimakan, Allah akan menjadikan seluruh makhluk tunduk kepadanya. Insya Allah
59. AL-MUBDI’ [YANG MEMULAI SEGALA SESUATU] :
Barang siapa yg meletakkan tangannya di perut istrinya yg sedang hamil, kemudian membaca Yaa Mubdi’ 99 kali pada waktu sahur, maka istrinya tidak akan keguguran dan anaknya tidak akan lahir premature. Insya Allah
60. AL-MU’IID [YANG BERKUASA MENGULANGI KEJADIAN] :
Jika ada seseorang yg hilang, hendaknya Asma Allah ini dibaca 70 kali di setiap sudut rumahnya pada malah hari ketika semua orang telah tidur. Maka ia akan kembali setelah 7 hari atau akan diketahui keberadaannya dalam waktu tersebut. Insya Allah
61. AL-MUHYI [YANG MEMBERIKAN KEHIDUPAN] :
Orang yg sakit hendaknya membaca Asma Allah ini terus-menerus, dapa juga dibacakan orang lian kemudian ditiupkan kepada orang yg sakit. Insya Allah kesehatannya akan pulih.
62. AL-MUMIIT [YANG MEMATIKAN MAKHLUK-NYA] :
Orang yg tidak dapat mengendalikan nafsunya hendaknya meletakkan tangannya di dadanya terus membaca Asma Allah ini hingga ia tertidur. Insya Allah ia akan diberi kekuatan untuk mengendalikan nafsunya.
63. AL-HAYY [YANG MAHA HIDUP] :
Orang yg ingin memperoleh kesehatan hendaknya membaca Asma Allah ini 3000 kali setiap hari. Jika orang yg sakit menulis Asma Allah ini dengan misik dan air mawar dalam sebuah wadah kemudian membasuh tulisan tersebut dengan air lalu diminum, maka sakitnya akan sembuh. Insya Allah. Dapat juga air tersebut diberikan kepada orang lain yg sakit, Insya Allah ia akan sembuh.
64. AL-QAYYUUM [YANG MAHA MEMBERI KEHIDUPAN] :
Barang siapa yg membaca Asma Allah ini terus-menerus, ia akan memperoleh kehormatan dan kemuliaan di tengah-tengah manusia. Orang yg membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya dalam keadaan menyendiri maka akan menjadi sejahtera dan kaya. Insya Allah Orang yg membaca Yaa Qayyuum setelah fajar hingga matahari terbit, maka kelemahan dan kemalasannya akan hilang. Insya Allah
65. AL-WAAJID [YANG MAHA SEMPURNA] :
Orang yg membaca Asma Allah ini ketika menyantap makana, maka makanan yg disantap itu akan menjadi asbab kekuatan dan cahaya dalam hatinya.
66. AL-MAAJID [YANG MAHA AGUNG DAN TINGGI] :
Orang yg membaca Asma Allah ini dalam keadaan menyendiri sedemikian rupa hingga hatinya diliputi kegembiraan, maka cahaya Allah akan masuk ke dalam hatinya.
67. AL-WAAHID [YANG MAHA ESA] :
 Barang siapa yg menginginkan agar perasaannya takut dan cinta terhadap makhluk keluar dari hatinya, hendaknya ia membaca Asma Allah ini 1000 kali setiap hari. Barang siapa yg menginginkan agar anaknya taat dan shalih hendaknya menulis Asma Allah ini (diatas kertas, kain, dsb) dan tulisan ini selalu dibawa kapan saja dan dimana saja.
68. AL-WAAHID [YANG MAHA ESA] :
 Barang siapa membaca Asma Allah ini dalam keadaan memiliki wudhu sebanyak 19 kali setelah shalat Subuh, maka semua doanya akan dikabulkan. Insya Allah
69. ASH-SHAMAD [YANG TIDAK TERGANTUNG KEPADA SIAPAPUN] :
Barang siapa yg meletakkan kepalanya ketika sujud pada waktu sahur dan membaca Asma Allah ini 115 kali atau 125 kali, Allah akan mengaruniakan kepadanya keheningan ruhani dan jasmani. Insya Allah Barang siapa yg mengucapkannya terus-menerus dan dalam keadaan memiliki wudhu, ia segera tidak akan memiliki ketergantungan kepada seluruh makhluk. Insya Allah
70. AL-QAADIR [YANG MAHA BERKUASA] :
Barang siapa yg setelah mengerjakan dua rakaat sholat membaca Asma Allah ini 100 kali, Allah akan merendahkan dan menghinakan musuh-musuhnya (asalkan ia tidak zhalim). Dan apabila Asma Allah ini dibaca 41 kali sebelum mengerjakan tugas yg sulit, maka kesulitan itu akan dihilangkan. Insya Allah
71. AL-MUQTADIR [YANG MEMEGANG KEKUASAAN] :
Barang siapa yg terus membaca Asma Allah ini setelah terbangun atau membacanya 20 kali, Allah SWT. akan menjadikan semua tugasnya selesai dengan mudah. Insya Allah
72. AL-MUQADDIM [YANG MENDAHULUKAN] :
Barang siapa yg membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya pada saat perang atau jihad, Allah akan memberikan keberanian kepadanya (untuk terus maju) dan ia akan diselamatkan dari musuhnya. Insya Allah. Dan orang yg membacanya secara terus-menerus akan menjadi tunduk dan patuh kepada Allah SWT. Insya Allah
73. AL-MUAKHKHIR [YANG MENGAKHIRKAN] :
Orang yg banyak membaca Asma Allah ini akan segera diberi taufik untuk bertaubat. Orang yg membacanya sebanyak 100 kali setiap har secara istiqomah akan dicintai Allah. Insya Allah
74. AL-AWWAL [YANG TIDAK BERPERMULAAN] :
Barang siapa yg menginginkan anak laki-laki hendaknya membaca Asma Allah ini sebanyak 40 kali setiap hari selama 40 hari. Maka keinginannya akan dikabulkan. Insya Allah. Dan jika seseorang musafir membacanya 1000 kali pada hari jum’at, ia akan segera kembali ke rumah dalam keadaan selamat dan sehat.
75. AL-AAKHIR [YANG TIDAK BERAKHIR] :
Barang siapa yg ingin agar a). Cinta kepada Allah tertanam kuat dalam hatinya, b). cinta kepada sesuatu selain Allah hilang dari hatinya, c). dosa-dosanya diampuni, d). mati dalam keadaan beriman, hendaknya ia membaca Asma Allah ini 1000 kali setiap hari.
76. AZH-ZHAAHIR [YANG MAHA NYATA] : Orang yg membaca Asma Allah ini 500 kali setiap hari setelah isyraq, Allah akan memberikan kepadanya pandangan dan hati yang dipenuhi cahaya.
77. AL-BAATHIN [YANG MAHA GHAIB] : Barang siapa yg membaca Asma Allah ini 33 kali setiap hari, ia akan diberi kemampuan untuk melihat berbagai rahasia Allah lebih dalam. Di samping itu akan muncul ikatan cinta yg kuat antara dirinya dengan Allah. Dan barang siapa yg senantiasa membaca Huwal-awwalu wal-aakhiru wazh-zhahiru wal-baathinu wa huwa bikulli syai’in qadiir setelah mengerjakan shalat 2 rakaat, maka semua hajarnya akan dipenuhi. Insya Allah
78. AL-WAALY [YANG MENGUASAI SEGALA URUSAN] :
Barang siapa yg membaca Asma Allah ini berulang-ulang, ia akan diselamatkan dari bencana yg tidak diinginkan. Jika Asma Allah ini ditulis di gelas atau wadah keramik, kemudian gelas atau wadah tersebut diisi dengan air, dan air tersebut dipercikkan di rumah, maka rumah tersebut akan diselamatkan dari bencana. Insya Allah. Jika seseorang bermaksud menundukkan orang lain, hendaknya ia membacanya 11 kali.
79. AL-MUTA’AALY [YANG MAHA TINGGI DARI YANG TINGGI] : Orang yg membaca Asma Allah ini permasalahannya akan segera terpecahkan. Wanita yg membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya akan terbebas dari rasa sakit. Insya Allah
80. AL-BARR [YANG MAHA BAIK] : Barang siapa yg kecanduan minuman keras, berzina atau perbuatan maksiat lainnya, hendaknya mambaca Asma Allah ini 7 kali setiap hari. Insya Allah ia akan mendapatkan hidayah dari Allah. Jika Asma Allah ini dibaca sebanyak-banyaknya maka akan sangat manjur untuk menghilangkan cinta dunia. Barang siapa yg membacanya 7 kali kemudian meniupkannya pada anaknya segera setelah lahir, Allah SWT. akan memberikan perlindungan kepada anaknya dari bencana hingga dewasa.
81. AT-TAWWAAB [YANG MENERIMA TAUBAT] : Barang siapa yg menginginkan agar Allah memberikan taufik kepadanya untuk bertaubat, hendaknya membaca Asma Allah ini 360 kali setiap hari setelah shalat Dhuha. Jika Asma Allah ini dibaca 10 kali di hadapan seseorang yg dzalim, orang yg membacanya akan segera terbebas dari kezhalimannya. Insya Allah
82. AL-MUNTAQIM [YANG MAHA MEMBALAS] :
Barang siapa yg tidak berbuat zhalim dan ingin membalas musuhnya tetapi tidak memiliki kekuatan untuk melalukannya, hendaknya membaca Asma Allah ini terus-menerus selama 3 Jum’at. Maka Allah sendii yg akan membalasnya. Insya Allah
83. AL-’AFUW [YANG MAHA MENGAMPUNI] :
Allah akan mengampuni orang yg membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya.
84. AR-RA’UUF [YANG MAHA PENYANTUN] :
Barang siapa yg menginginkan agar seluruh makhluk mencintainya dan sebaliknya, hendaknya membaca Asma Allah ini berulang-ulang. Barang siapa yg menginginkan agar kemarahannya reda, hendaknya membaca shalawat 10 kali dan Asma Allah ini 10 kali. Dan barang siapa yg membacanya seperti diatas kemudian ditiupkan pada orang yg marah, maka kemarahannya akan segera mereda. Insya Allah
85. MAALIKUL-MULK DZUL-JALAALI WAL-IKRAAM [YANG MEMILIKI KEKUASAAN DAN KEMULIAAN] :
Barang siapa yg selalu membaca Yaa Maalikul-Mulk, ia akan diberi kekayaan, kemandirian, dan tidak tergantung kepada makhluk. Insya Allah Barang siapa yg selalu membaca Dzul-Jalaali Wal-Ikraam, ia akan dikaruniai kemulyaan, kehormatan, dan mampu mencukupi keperluannya. Insya Allah
86. AL-MUQSITH [YANG MAHA ADIL] : Barang siapa yg membaca Asma Allah ini setiap hari secara istiqomah, Allah akan melindunginya dari keragu-raguan yg dihembuskan oleh syaitan. Jika Asma Allah ini dibaca 700 kali untuk suatu tujuan, maka tujuan tersebut akan tercapai. Insya Allah
87. AL-JAAMI’ [YANG MAHA MENGUMPULKAN] :
 Jika keluarga atau sanak keluarga seseorang saling terpisah, hendaknya ia mandi pada saat Dhuha, kemudian menengadahkan pandangannya ke arah langit dan membaca Asma Allah ini 10 kali. Tetapi cara menghitungnya hendaknya dengan jari sedimikian rupa sehingga dalam setiap bacaan, jarinya tetap tertutup hingga hitungan yg kesepuluh. Setelah itu hendaknya tangannya diusapkan ke wajah (seperti ketika selesai berdo’a). Dengan melakukan semua itu, Insya Allah keluarga yg saling terpisah akan berkumpul.
88. AL-GHANIY [YANG MAHA KAYA] :
Jika seseorang membaca Asma Allah ini 70 kali,Allah akan mengaruniakan keberkahan pada kekayaannya dan kebutuhannya akan tercukupi. Insya Allah Barang siapa yg mengalami penyakit jasmani atau ruhani, atau menghadapi kesulitan, hendaknya membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya, kemudian meniupkannya ke seluruh tubuh. Insya Allah ia akan segera terbebas dari kesulitannya.
89. AL-MUGHNIY [YANG MAHA MENGKAYAKAN] :
Barang siapa yg membaca shalawat 11 kali sebelum dan sesudah membaca Asma Allah ini sebanyak 1111 kali, ia akan dikaruniai kekayaan ruhani dan materi. Insya Allah. Membacanya hendaknya dilakukan setelah shalat Fajar atau shalat Isya. Tetapi surat Muzzammil juga harus dibaca bersama Asma Allah ini.
90. AL-MAANI’ [YANG MAHA MENOLAK DAN MENCEGAH] :
Jika seseorang berselisih dengan suami/istri, hendaknya ia mambaca Asma Allah ini 20 kali ketika berbaring di tempat tidur. Insya Allah, perselisihan tersebut akan berakhir dan akan tumbuh cinta dan kasih sayang. Jika Asma Allah ini dibaca secara istiqomah, orang yg membacanya akan diselamatkan dari bencana. Insya Allah
91. ADH-DHAARR [YANG MEMBERI BAHAYA] :
 Barang siapa yg membaca Asma Allah ini 100 kali pada malam jum’at, ia akan diselamatkan bencana jasmani dan ruhani. Disamping itu juga akan mendekatkan orang yg membacanya kepada Allah. Insya Allah
92. AN-NAAFI’ [YANG MEMBERI MANFAAT] :
Barang siapa yg menaiki kapal atau menaikkan barangnya di kapal, hendaknya membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya. Insya Allah ia akan diselamatkan dari semua bahaya. Jika di baca sebanyak 41 kali sebelum mengerjakan suatu tugas, maka tugas tersebut akan dapat diselesaikan dengan mudah. Insya Allah. Jika dibaca sebelum berjima’, Allahakan mengaruniakan kepadanya anak Shalih. Insya Allah
93. AN-NUUR [YANG BERCAHAYA] :
Barang siapa yg membaca Asma Allah ini 1001 kali setelah membaca Surat An-Nur, hatinya akan disirami dengan nur dan cahaya dari Allah. Insya Allah
94. AL-HAADIY [YANG MEMBERI PETUNJUK] :
Barang siapa yg mengangkat kedua tangannya (sebagimana ketika berdo’a) sambil memandang ke langit dan membaca Asma Allah ini beberapa kali kemudian menyapukan kedua tangannya di wajah (sebagaimana ketika selesai berdo’a), Allah akan mengaruniakan kepadanya hidayah yg sempurna, dan akan memasukkannya dalam golongan orang-2x yg taat dan shalih. Insya Allah
95. AL-BADII’ [YANG MENCIPTAKAN ] :
Barang siapa yg membaca Asma Allah ini setiap ba’da sholat fardu sebanyak 500 kali, pasti akan tercapai apa yg telah direncanakan. Insya Allah.
96. AL-BAAQII [YANG MAHA KEKAL] :
Barang siapa membaca Asma Allah ini setiap hari sebanyak-banyaknya, Insya Allah perkerjaan atau usahanya akan lancar (kekal) dan jauh dari kerugian.
97. AL-WAARITS [YANG MEWARISI] :
Jika Asma Allah ini dibaca 100 kali pada saat matahari terbit, maka ia akan diselamatkan dari duka cita, kesulitan dan bencana. Disamping itu, orang yg membacanya akan meninggal dalam keadaan beriman. Insya Allah Orang yg ingin diselamatkan dari kebingungan, kebimbangan, dan gangguan, hendaknya membaca Asma Allah ini 1000 kali antara Maghrib dan Isya.
98. AR-RASYIID [YANG MAHA PANDAI] :
Orang yg tidak memiliki pengetahuan tentang seluk beluk suatu tugas atau tidak dapat bekerja atau merencanakan suatu tugas, hendaknya membaca Asma Allah ini 1000 kali antara Maghrib dan Isya. Maka tugas dan rencana tersebut akan dapat dimengerti, baik melalui mimpi atau ilham. Untuk memudahkan urusan keuangan dan agar diselamatkan dari mala petak, hendaknya Asma Allah ini dibaca setiap hari.
99. ASH-SHABUUR [YANG MAHA SABAR] :
membaca Asma Allah ini 100 kali sebelum matahari terbit akan diselamatkan dari bencana sepanjang hari itu. disamping itu, Allah akan menjadikan musuh-musuhnya tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun di hadapannya. Jika seseorang yg menghadapi kesulitan membaca Asma Allah ini 1020 kali, Insya Allahia akan terbebas dari kesulitannya dan Allah akan mengaruniakan ketenangan dan kepuasan dalam hatinya.

Minggu, 14 Oktober 2012

LMU DAN MAKRIFAT TOK GURU PERAMU.

KESIMPULAN HATI

Pertama Hati Yang Beriman Lawannya Kafir
Kedua Sum’ah Lawannya Bid’ah
Ketiga Hati Yang Taat Lawannya Maksiat
Dan HATI inilah tempat NIAT yang menentukan SAH SOLAT atau lain lain pekerjaan.


KEDUDUKAN NIAT

Bahawa NIAT itu tempatnya di HATI, tidak berhuruf dan bersuara sebagai letaknya harus melaksanakan :-
QASAD menunjukkan ZAT akan SIFATNYA kepada yang disifatkan
TAKRID menentukan ZAT akan SISATNYA dan kepada yang disifatkan.
TA’AYUN sabenar2nya AKU menyatakan DIRI AKU dalam TAUHID Takbiratul Ihram Aku kepada Sifat yang disifatkan.

Maka karamlah DIRI dalam lautan tidak bertepi itu nescaya SOLAT bukan lagi ENGKAU / AKU tetapi AKU ZAT yang melahirkan Kerja Aku dalam rupaku yakni SifatKu yang nyata dalam kelakuan hambaKu. Engkau tiada UPAYA dan KEKUATAN untuk melakukan solat itu malahan engkau lakukan atas Kurniaan & Rahmat Aku semata-mata.

Kenapa engkau merasa ada kewujudan dalam hidup ini sedangkan WUJUD itu adalah Aku semata-mata ? Yang mengerjakan kelakuanmu itu Aku atas Kudrat & IradatKu. Yang menentukan waktu pun Aku, Aku punya Ilmu. Tanpa itu engkau tiada hambaku. Aku sengaja menyatakan DIRIKU padamu dan Aku memuji DiriKu diatas lidahmu wahai hambaku.

Jangan sekali-kali ada rasa didalam hatimu bahawa engkau mempunyai kemampuan untuk memujiKu . Ketahuilah bahawa engkau adalah hambaKu yang FAKIR berhak menerima PemberianKu.



TIANG SOLAT

a. HADIR HATI yakni menghadap Allah dan membuangkan segala yang GHAYR (yang lain selain Allah ) didalam solat

b. KHUSU’ / TETAP HATI didalam solat yakni tidak merayau –rayau fikiran kemana mana.

c. SEMPURNA bacaan FATIHAH




SAH SOLAT

a. Sah solat kerana SAH WUDHU’

b. Sah Wudhu kerana Sah ISTINJA

c. Istinja itu membersihakan anggota badan dari berupa bentuk najis besar mahupun kecil.



KESEMPURNAAN ISLAM

Nota oleh Fakir – S = Soalan , J = Jawapan

S Yang dikatakan ISLAM berapa kesempurnaannya ?

J Tiga Perkara :-

a. Diikrarkan dengan lidah
b. Ditashdiqkan dalam hati
c. Dikerjakan dengan anggota

S Berapa tandakah yang dikatakan sesaorang itu Islam ?

J Empat perkara :-

a. Merendahkan diri keHadrat Allah dan sesama islam
b. Suci lidah dari memakan dan meminum benda haram
c. Suci lidah dari dusta dan mengumpat
d. Suci badan daripada Hadath Besar

S Yang dikatakan Islam berapa syarat pakaiannya ?

J Empat perkara :-

a. Sabar akan Hukum Allah SWT
b. Ridha akan Qadha Allah SWT
c. Menyerahkan Diri kepada Allah dengan tulus ikhlas
d. Mengikut Firman Allah dan Hadith Nabi.

S Apakah yang membinasakan Islam ?

J Empat perkara :-

a. Berbuat sesuatu amalan yang tiada dasar dari Islam itu sendiri
b. Mencela orang berbuat baik & meringankan Hukum Allah SWT
c. Diketahui tetapi tidak dibuat
d. Tiada tahu tetapi malas bertanya




Adapun Makrifat yang mesti diketahui itu ialah 20 Perkara terbahagi kepada 5 Bahagian.......



BAHAGIAN PERTAMA :-

Hendaklah diketahui 4 perkara yakni :-

Pertama Allah sabelum bernama Allah apa NamaNya ?
Kedua Muhammad sebelum bernama Muhammad apa namanya ?
Ketiga sebelum hari yang tujuh itu apa namanya ?
Keempat sebelum Waktu Yang Lima itu apa namanya waktu itu ?




BAHAGIAN KEDUA

Hendaklah juga kamu ketahui 4 perkara lagi.

Pertama 40 hari hendak mati
Kedua 7 hari hendak mati
Ketiga 3 harihendak mati
Keempat 24 jam sebelum mati.




BAHAGIAN KETIGA

Lagi 4 perkara yang perlu kamu ketahui

Pertama hendaklah KENAL DIRI kamu
Kedua hendaklah kenal NYAWA kamu
Ketiga hendaklah kenal PENGHULU kamu
Keempat hendaklah kenal TUHAN kamu



BAHAGIAN KEEMPAT

Hendaklah ketahui akan ZIKIR PENYERAHAN NYAWA kepada Allah . Ada 4 perkara juga.

Pertama Serahkan dengan ZIKIR AF’AL yakni La Ilaha Illallah
Kedua serahkan dengan ZIKIR ASMA’ yakni Allah Allah Allah
Ketiga serahkan dengan ZIKIR SIFAT yakni Hu Hu Hu
Keempat serahkan dengan ZIKIR ZAT yakni Ah Ah Ah



BAHAGIAN KELIMA

Hendaklah ketahui berkenaan RUH juga 4 perkara

Pertama RUH JASMANI yaitu TUBUH kita yakni DIRI TERJALLI
Kedua RUH RUHANI yaitu HATI kita yakni DIRI TERPERI
Ketiga RUH IDHAFI yaitu NYAWA kita yakni DIRI YANG TERPERI
Keempat RUH AL-QUDDUS yaitu RAHSIA kita yakni DIRI YANG WUJUD.




MUHAMMAD..............

Adapun nama MUHAMMAD itu jadi TUBUH pada kita.
Tubuh kepada Muhammad jadi NYAWA pada kita
Hati kepada Muhammad jadi NYAWA kepada kita
Nyawa kepada Muhammad jadi RAHSIA kepada kita.



TUBUH.................

Adapun yang bernama TUBUH itu PERBUATAN yang datang daripada HATI.
Perbuatan Hati datang daripada Nyawa
Perbuatan Nyawa datang daripada Rahsia
Perbuatan Rahsia datang daripada AF’AL ALLAH.




FUAD................

Adapun yang bernama MATA itu ialah untuk MELIHAT dan orang yang melihat itu tempatnya pada MATA HATI pada JANTUNG.
Didalam jantung ada FUAD
Didalam Fuan ada CAHAYA
Didalam Cahaya ada RAHSIA
Didalam Rahsia itu adalah saperti Firman Allah SWT yang berbunyi :-

Al Insanu Sirri...Wa Ana Sirruhu
Insan itu adalah rahsiaKu dan Akulah rahsianya.



KENAPA NAMA MUHAMMAD ? ( Rahsia Muhammad )

Adapun sebab Nabi Muhammad itu bernama Muhammad kerana Kehendak Allah.
Sekalian ( Keseluruhan / Semuanya ) Alam ini terjadi kerana Muhammad saperti dinyatakan didalam Hadith Qudsi :-

Sekalian jadi daripadamu Ya Muhammad dan engkau jadi daripada AKU

Sabda Baginda Rasul :-

Aku jadi kerana Allah dan sekalian alam jadi kerana aku.




RAHSIA MUHAMMAD ( Mim Ha Mim Dal )



KETERANGAN HURUM MIM AWAL MUHAMMAD ( MIM AWAL )

Pertama menunjukkan ZAT hambanya berdiri solat
Kedua Tempat Makrifat tatkala Qiam
Ketiga Zikir Bagi Zat yaitu ZIKIR RAHSIA
Keempat tatkala itu Tuhan bernama AHDIAH
Kelima semasa itu Tuhan Semata-mata . Belim ada terjadi apa apa akan masa itu bernama AH...( Alif Ha )



KETERANGAN HURUM HA MUHAMMAD ( HA )

Artinya SIFAT HAMBA yakni RUKUK dalam solat
Tempat HAKIKAT yaitu Rukuk
Zikir bagi Sifat yakni Nyawa
Tatkala itu Tuhan bernama WAHDAH



KETERANGAN HURUM MIM KEDUA MUHAMMAD ( MIM KEDUA )

Artinya ASMA’ HAMBA yaitu SUJUD dalam solat
Tempat TARIQAT tatkala Sujud
Tatkala itu Tuhan bernama WAHADIAH
Tatkala itu Tuhan TAJALLI sabenar-benarnya meliputi NUR MUHAMMAD. Masa itu Tuhan bernama ALLAH SWT



KETERANGAN HURUM DAL MUHAMMAD ( DAL )

AF’AL HAMBA yaitu DUDUK dalam solat
Tempat SYARIAT yaitu tatkala dalam Duduk
Zikir bagi Af’al yaitu TUBUH La Ilaha Illallah
Tatkala itu Tuhan ibarat LA ( Lam Alif )
Tatkala itu bercampur RAHSIA dengan NYAWA dan ANASIR ADAM ( Alif Dal Mim )





KEJADIAN DIRI.

Adapun kejadian DIRI itu terkandung dalam 20 perkara dibahagi kepada 4 bahagian


Bahagian Pertama

1 Jenis ZAT Diri Wujud Rahsia Kita Alam Lahut Ruh Al-Quddus

2 Jenis SIFAT Diri Terdiri Nyawa Kita Wujud Mutlak Ruh Idhafi
Alam Jabarut

3 Jenis ASMA’ Diri Terperi Hati kita Wujud Alam Ruh Ruhani
Tubuh halus

4 Jenis AF’AL Diri Tajalli Jasmani Wujud Idhafi Tubuh Yang Zahir



Bahagian Kedua

1 Wujud Wujud mutlak – Wujud Hakiki – Wujud Idhafi Wujud Tajalli

2 Ilmu Ilmu Hakiki – Ilmu Maklumat – Ilmu Fikir – Ilmu Ma’dom
Al-Asma’

3 Nur Nur AlHadi – Nurul quddus – Nur hadi – Nur Al-bayan

4 Suhud Suhud Al-Ain – Suhud Khadafi – Khaliq Al-Asmat
Suhud Taufil



Bahagian Ketiga

1 Angin Angin Niat –Angin Padtar – Angin Sarsa – Angin Serul

2 Api Al-Hayat – Al-Muja – Sajin

3 Air Maal Hayat – Maal Kus – Maal Zam Zam – Maal Hain

4 Tanah Tanah Firdaus – Tanah Tiin – Arbail baasir – Tiin Siipaab



Bahagian Keempat

1 Di Jadi Ruh Masripah – Tubuh – Af’al

2 Wadi Jadi Tulang – Tariqat – Hati – Asma’

3 Mani Jadi urat – Haqiqat – Nyawa – Sifat

4 Ma’nikam Jadi Nyawa – Makrifat – Rahsia – Zat




Bahagian Kelima

1 LA ( Laf Alif )

Ucapan bagi Tubuh menjaga kulit dan bulu Qalbi kepada Baitullah

2 ILAHA ( Alif Lam Ha )

Ucaoan bagi Hati penjaga daging dan darah Qalbi kepada Baitulmakmur

3 ILLA ( Alif Lam Alif )

Ucapan bagi Nyawa penjaga urat dan tulang Qalbi kepada Arasy

4 Allah ( Alif lam Lam Ha )

Ucapan kepada Rahsia penjaga urat dan sumsum Qalbi kepada Allah




KEJADIAN BENIH

HU QALBI itu RABBI terdiri Aku didalam Sifat Nafsiah Aku dikandung dalam Wujud Allah La Ilaha Illallah Muhammadur Rasullullah Fi Kul Lil Maha Tiin Wa Naf Sin Aa Da Da Maa Wa Si A-Hu Il Mullah

Adapun asal kejadian BENIH manusia daripada MA’NIKAM daripada Syurga, dirupakan Allah SWT turun kepada HU GHAIB rupa Allah jadi Ma’nikam rupa gilang gemilang hingga tujuh petala langit dan tujuh petala bumi

- kemudian manikam itu jatuh kepada ubun ubun bapa 100 hari

- kemudian manikam itu jatuh kejantung bapa 40 hari

- kemudian manikam itu jatuh ke Hati Nurani Cahaya Haq 7 hari

- kemudian Manikam itu jatuh TA’AYUN HATI berupa air 3 hari

- kemudian manikam itu MERTABAT ZAT pada pinggang bapa 24 jam

- kemudian Manikam itu jatuh kerahim ibu dengan rupa huruf ALIF

- kemudian Manikam itu kepada ALAM RUH berkumpul saperti biji . Itulah sebab ia bernama Manikam

- kemudian manikam bersifat ia bernama ALAM MITHAL. Ini yang bernama saperti Firman Allah : al insanu sirri wa ana sirruhu

- kemudian ia menilik dirinya terlalu indah, lalu lupa kepada dirinya bila bercampur dengan darah ibunya. Maka hilanglah rupa itu dan bernama pula ia ALAM AJSAM yakni Alam Kasar. Kemudian bila sampai janji, keluarlah ia dari kandungan ibunya dan hilanglah rupa yang dilihat maka menangis ia sebab suara inilah bernama ALAM INSAN.



BILA AKHIR HAYAT

Bila akhir hayat kita dapati BERDENYUT-DENYUT PUSAT saperti asap serta kita mendengar ucapan :-

ALASTU BI RAB BIKUM – AH ( Alif Ha ) ANA MA – KAA NA BII MAA KAA NA MASA KAA NA.

Maka jawablah :-

YA ANA LA ILA HA ILLALLAH – 3 kali

Kemudian nampak cahaya KEBESARAN ALLAH maka kita zikir ALLAH – 3 kali

Kemudian kita nampak KALIMAH ALLAH maka kita zikir HU – 3 kali

Kemudian kita dengar UCAPAN TUHAN : ANA ALLAH LA ILA HA ILLALLAH ANA....serta terus kita memandang akan KEBESARAN ALLAH maka kita zikir AH – AH- AH ( Alif Ha ).

Maka tamatlah riwayat kita. Ruh kembali ke Rahmatullah. Hasanul Khatimah.



ALHAMDU .....( Alif – Lam – Ha – Mim - Dal )



ALIF

Huruf ALIF itu WAKTU SUBUH. Nabi Adam a.s cahayanya putih. Malikatnya Jibrael Ruhani. Sahabatnya Abu Bakar & Fatimah Keluar dari huruf ALIF itu DUA RAKAAT kerana TAJALLI Tuhan dua mertabat yakni MERTABAT ZAT atau AHDIAH dan Mertabat SIFAT atau WAHDAH.
Istananya dibawah susu kiri . Keluar cahaya pada dahi. Kenyataan pada kita ialah MULUT & LIDAH



LAM

Huruf LAM itu waktu ZUHUR. Nabi IBRAHIM cahayanya Kuning. Malaikatnya MAKRIBUN.
Keluar dari huruf Lam itu empat rakaat kerana TAJALLI Tuhan WUJUD – ILMU – NUR – SUHUD. Istananya pada HATI di lambung susu kiri yaitu RUH MAZIFAH. Kenyataan pada kita ialah HIDUNG & MATA



HA

Huruf HA ini waktu ASAR. Nabinya Nabi Yunus a.s Cahayanya Hijau Kuning. Malikaynya MIKAIL. Sahabatnya pula ialah Omar. Keluar dari huruf HA ini empat rakaat yakni API – AIR – ANGIn – TANAH. Istanayna pada LIMPA – Nafsu Jasmani. Kenyataan pada kita ialah BAHU & DADA.



MIM

Huruf MIM itu waktunya MAGHRIB . nabinya ialah Nabi MUSA. Cahayanya MERAH HITAM. Malikatnya ISHDAH & WAHIDIAH. Istananya PARU – PARU Nafsunya Nafsu Haiwan. Kenyataan pada kita ialah MATA ( Cahayanya )



DAL

Huruf DAL itu waktu ISYA’ Nabinya Nabi NUH. Cahayanya HIJAU HITAM. Malikatnya IZRAFIL. Sahabatnya ALI. Keluar dari huruf DAL itu 4 rakaat kerana Tajalli Tuhan DI – WADI – MANI – MA’NIKAM. Istananya HEMPEDU dari bawah lidah hingga keteklinga. Kenyataan pada kita ialah TAPAK KAKI.




TEMPAT ZIKIR PADA TUBUH

ZIKIR QALBI

Dua jari bawah susu kiri = QALBI = HATI



ZIKIR RUH

Dua jari bawah susu kanan = RUH = NYAWA



ZIKIR SIRR

Dua jari bawah susu kiri = SIRR = RAHSIA


ZIKIR KHOFI

Dua jari atas susu kanan = KHOFI = TERSEMBUNYI



ZIKIR AKHFA

Ditengah dada = AKHFA = TERLEBIH SEMBUNYI



ZIKIR NAFAS

Antara 2 kening meliputi sekalian kepala



ZIKIR KHALIAH

Di ubun ubun meliputi sekalian jasad




20 SIFAT DI DALAM DIRI

1 WUJUD

Badan Insan SIFATKU mula jadi menanggung didalam dunia



2 QIDAM

RUH JASMANI kulitku mula jadi meliputi sekalian alam



3 BAQA’

RUHANI dagingku mula jadi menanggung RAHSIA didalam DIRI


4 MUKHALAFATUHU LIL HAWADITH

RUH NIBATI darahku mula menjadi meliputi Alam Sendiri



5 BINAFSIHI

RUH INSAN nafasku mula jadi berjalan ucapan didalam DIRI



6 WAHDANIAT

RUH RABBANI hatiku asal mula jadi TAHU didalam DIRI



7 KUDRAT

RUH QUDUS urat putihku yang tidak berdarah berjalan setiap dalam DIRI-ku



8 IRADAT

RUH KAHFI tulangku asal mula jadi menguatkan Alam Sendiri



9 ILMU

RUH IDHAFI benihku asal mula jadi YANG NYATA didalam CERMIN HAQ

10 HAYAT

RUH NURANI uratku yang meliputi didalam tubuh aku yang hidup alam sendiri.



11 SAMA’

BESI KURSANI pendengaranku asal semula jadi

12 BASAR

PANCARAN MA’NIKAM kalam aku berkata-kata dengan sendiri



13 KALAM

RUH MA’NIKAM menzahirkan perkataan didalam dunia



14 QADIRUN

WUJUD MA’NIKAM tali Ruhku KUNHI ZAT dengan Sifatku



15 MURIDUN

ILMU ALLAH badanku asal mula jadi KALIMAH didalam diriku



16 ALIMUN

DARJAT ALLAH kebesaranku asal mula jadi duduk didalam otak yang putih



17 HAIYUN

Amalan terlebih suci ialah amalan Kalimah Aku asal mula jadi alam diriku



18 SAMIUN

Bersama ZAT & SIFAT WAHDAH didalam Kalimah iman diriku



19 BASIRUN

RAHSIA NYAWA dengan BADANWAHIDAH bersamalah Zat dengan badan tidak bercerai dunia akhirat



20 MUTAKALLIMUN

Ghaib didalam Ka’bah Ghaib aku didalam Ka’bah Kaca Arasy yang putih titik didalam Kalimah.




AWALUDDIN MAKRIFATULLAH



Permulaan agama mestilah MENGENAL ALLAH.

Firman allah :-

Ya Muhammad kenalkanlah DIRI kamu sebelum kamu Mengenal Aku dan sebenar-benar kenal Diri kamu ialah Engakau Kenal Aku

Allah juga Berfirman :-

Ya Muhammad Aku jadikan baharu alam ini kerana Engkau dan Aku jadikan engkau kerana Aku. Maka engkau inilah sebenar-benarnya RAHSIA AKU.

Dengan ini bererti kita mesti berpegang kepada pokok kesimpulan RAHSIANYA itu yakni kita mesti betul betul kepada pengertian dan pemahaman RahsiaNya itu dengan terang dan jelas. Marilah kita renungi Firman Firman Allah saperti berikut :-

Aku tidak memandang kepada rupamu yang cantik...pengetahuanmu yang banyak jika kamu tidak Mengenal Aku maka sia sia sajalah amal kebajikan serta solat kamu yakni umpama debu yang berterbangan diudara ditiup angin

Engkau itu Aku dan Aku itu engkau

Oleh itu saudaraku sekalian kamu tuntutlah betul betul dan pelajarilah dengan sungguh sungguh serta kajilah dengan mendalam agar kamu DAPAT MENGENAL ALLAH dengan sebanar-benarnya.
Mudah-mudahan Allah akan mengangkat Darjat kamu menjadi AHLI SUFI dan WALINYA.

Sebanyak manapun kitab kita baca, kaji dan pelajari INTIPATI yang perlu kita dapat dan perolehi hanya EMPAT ( 4 ) PERKARA sahaja yaitu perkara yang membolehkan amal ibadah kita diterima dan diakui oleh Allah SWT.

Perkara itu ialah :-

Pertama

Mengenal Allah dengan sebenar-benar pengenalan dengan bukti yang terang dan jelas.

Kedua

sentiasa dalam TUBUH ALLAH dengan bukti yang terang dan jelas juga.

Ketiga

sentiasa mendengar SERUAN ALLAH juga dengan bukti yang jelas dan terang.

Keempat

Datang dari Allah kembali kepada Allah dengan pedoman yang sebenar-benarnya terang dengan bukti yang jelas.

Sesungguhnya keputusan perkara perkara diatas, nampaknya senang dibaca tetapi tiap tiap satu perkara diatas bukanlah mudah diperolehi pemahaman dan pegangan keimanannya walaupun kita telah membaca mengkaji banyak buku, berguru dengan ramai guru, jika kita tidak menemui / ditemukan dengan buku buku dan guru guru yang benar benar dapat memberi petunjuk untuk pemahaman kita secra terang dan jelas.





RAHSIA DI DALAM DIRI

Inilah pada menyatakan bahawa didalam badan manusia itu EMPAT BAHAGI yaitu :-

NAFAS
ANPAS
TANAPAS
NUPUS

Sesungguhnya bagaimana rupa jasmani begitu jugalah rupa NYAWA.


Manakala Nyawa itu adalah NAFAS dan TANAPAS itu saperti ANPAS. Maka keempat itu berperingkat sampai kepada NUPUS dan Nupus itu saperti rupa ZAT manakala Zat itu saperti rupa SIFAT dan Sifat itu saperti rupa ASMA’ dan Asma’ itu saperti rupa AF’AL.

Dan perkara diatas diakui oleh Allah saperti FirmanNya melalui Hadith Qudsi :-

QA LAL LAH HU TAALA - AL INSANU SIRRI WA ANA SIRRUHI SI FATI ILLA KHAIRI LIL LAH
Insan itu rahsiaKu dan Aku rahsianya. SifatKu itu Sifatnya tiada ada daripadaku melainkan Allah Taala

Barangsiapa mengenal akan BADANnya ia mengenal akan NYAWAnya. Barangsiapa mengenal akan nyawanya ia akan mengenal akan SIRRnya Barangsiapa mengenal akan Sirrnya akan mengenal akan TUHANnya yang qadim adanya.

Ketahuilah olehmu wahai talib – YANG KELUAR itu bernama NAFAS dan yang dinamai ANPAS itu gerak dari hidung sampai kebawah leher. Dan yang dinamai TANAPAS itu gerak dari bawah leher sampai ke hati. Yang dinamai NUPUS itu didalam Hati. Itulah HAKIKAT NYAWA.




WUJUD


WUJU DU KA ZAHRU WALA YUQA MU BI HI ZAHBU
Barangsiapa mengadakan DUA WUJUD jadi SYIRIK

ANA WUJU DA HU
Ada kita dengan DIA

WA NAF SUHU
Ada DIA dengan sendirinya.

Adapun WUJUD itu AIN ZAT artinya kenyataan kerana lafaznya dibaca itu wujud maknanya ZAT. Ini adalah kerana Wujud itu ADA. Maka yang ADA itu ZAT. Maka tiada diperoleh dengan lafaz yang lain daripada Wujud itu kerana wujudnya itu menyatakan Zatnya. Maka disebabkan itu dikatakan AIN ZAT namanya.

Adapun Wujud itu artinya ADA. Apa yang dikatakan itu ada.
Yang dikatakan itu ialah ZAT.

Adapun Wujud ini ditilikkan pihak lafaznya SIFAT dan jika ditilik pada maananya ZAT dan apa yang dikatakan lafaz itu kerana bacaan itu Wujud ada ZAT. Inilah maananya.

Adapun WUJUD DIRI SENDIRI berdiri dengan ZAT. Apa sebab dikatakan Wujud itu berdiri dengan Zat ? Sebab lafaz wujud itu ada manakala yang ADA itu ialah ZAT.




PERINGATAN TENTANG SEMBAHYANG


Barangsiapa menyembah NAMA TANPA MAANA bahawasanya ia KUFUR

Barangsiapa menyembah MAANA TANPA NAMA bahawasanya ia MUNAFIK

Barangsiapa menyembah NAMA DAN MAANA dengan HAKIKAT MAKRIFAT mereka itulah MUKMIN sabenar benarnya t

Barangsiapa meninggalkan NAMA DAN MAANA bahawasanya mereka itulah ARIFBILLAH

Solah Daim itu ialah solah tanpa huruf tanpa suara tanpa apa apa perbuatan. Ianya ialah kerja HAYAT atau kerja HIDUP. Yang Hidup itu ialah NURULLAH atau Nur Muhammad yakni Nyawa.



PENGERTIAN ALLAH DAN NABI MUHAMMAD MUSTAFFA RASULLULLAH


NABI

Adapun Tubuh Nabi Muhammad itu yang zahir ialah AF’AL daripada ZAT
Adapun nyawa Nabi Muhammad itu SIFAT daripada ZAT ALLAH.



SIFAT

Adapun SIFAT itu NYAWA kepada Muhammad
MUSTAFFA - Adapun hati Mustaffa itu ASMA’ daripada ZAT ALLAH.

ASMA’

Adapun ASMA’ itu Nama NamaNya.



AF’AL

Adapun AF’AL itu Tubuh Nabi namanya AF’AL.



RASULLULLAH - Adapun Rasullullah itulah SIRR daripada ZAT ALLAH SWT.



ZAT

Adapun ZAT itu TUHAN, Rahsia pada Nabi, Cahaya Ilmu Kalam - SIRRULLAH namanya.

Inilah kita bertuhan pada Allah dengan 4 syarat yakni :-

Pertama ZAT ALLAH itu Tuhan pada kita
Kedua SIFAT ALLAH itu NYAWA pada kita
Ketiga ASMA’ ALLAH itu HATI pada kita
Keempat AF’AL ALLAH itu TUBUH pada kita.

Dan TAJALLI Af’al Allah pada Tubuh kita dan Tajalli Asma’ Allah pada Hati kita dan Tajalli Sifat Allah pada Nyawa kita dan Tajalli Zat Allah pada Sirr kita yakni sebenar-benarnya RAHSIA kita adanya.




ASAL RUKUN 13 DIDALAM SOLAT.


Inilah asal Rukun 13 yang wajib diketahui dalam melakukan Solat.
Adapun Rukun Solat itu datangnya daripada ALLAH – BAPA dan IBU.



DATANG DARIPADA ALLAH – 5 PERKARA.

1 Niat
2 Nyawa
3 Wujud
4 Nafas
5 Af’al

Yaitu didalam bentuk Merasa – Mencium – Menjamah – Melihat & Mendengar

DATANG DARIPADA BAPA – 4 PERKARA

1 Tulang
2 Kuku
3 Rambut
4 Rupa

DATANG DARIPADA IBU – 4 PERKARA

1 Darah
2 Daging
3 Otak
4 Lendir

Terhimpun menjadi 13 . maka jadilah Rukun 13 perkara melakukan SOLAT setiap hari memulangkan sekalian HAKNYA sebagai ISI AMANAH yang dipertaruhkan kepada kita.


YANG MATI – YANG HILANG - YANG TINGGAL – YANG PULANG

YANG MATI itu ada 6 perkara yakni – Wujud – Anggota – Hawa – Nafsu – Gerak & Diam.

YANG HILANG pula ada 4 perkara yakni Darah – Daging – Tulang & Kulit

YANG TINGGAL itu ada 2 perkara yakni Iman & Taat

YANG PULANG ada satu sahaja yakni NYAWA. Pulang keempunyanya keasalnya





HENING – QASAD – TAQRID & TA’YUN



HENING itu apa ?

Adapun HENING itu tiada dapat menyerupai dengan CAHAYA yang lain. Adapun JERNIH itu apakala tertenung lantas 7 petala langit dan 7 petala bumi.

Maka dalam cahaya yang HENING JERNIH itu yang terang benderang itulah CAHAYA PUTIH SIFAT saperti terlebih putih daripada kapas bersifat saperti SIFAT KITA.

Ada tanda pada DAHI kita tersurat NAMA ALLAH. Inilah RUH NABI kita

Maka dalam ZIKIR ALLAH syaratnya terhapus sekalian diri dengan keadaan diri kita yang kehambaan bagi RUH NABI saw yang dikatakan sebenar-benar SIFAT ALLAH NUR MUHAMMAD namanya.

Dan cahaya terang benderang hening jernih itulah CAHAYA ZAT ALLAH adanya. Wallah Hu Alam.



QASAD

Adapun QASAD itu MENYATAKAN NIAT tiada huruf dan tiada suara. Yang ada huruf dan suara BUKAN NIAT tetapi ADOM ( ADAM )

Adapun yang sebenar-benarnya NIAT yang tiada huruf dan tiada suara itu ialah ZAT ALLAH. Inilah NIAT yang sebanar-benarnya. Asal Niat dan tempat niat pada zahirnya ialah kita yang berniat tetapi sebenarnya ialah TUHAN YANG MUTLAK yang bersifat WAJIBUL WUJUD KHALIQ AL ALAM lagi ber-Sifat KAMIL MUKAMIL.



TA’RID

Adapun TA’RID itu MENYATAKAN FARDHU. Yang sebenar-benarnya Fardhu itu ialah TAJALLI SIFAT ALLAH ertinya NYATA SIFAT ALLAH itu NUR MUHAMMAD AIN SABITAH pun ia juga namanya, UJUD IDHAFI dan INSAN pun ia juga. Inilah sebenar-benarnya FARDHU itu.

Asal Fardhu ialah RUH NABI MUHAMMAD saw tempat Tajalli sekalian Ruh Adam itu.

Sebab dikatakan ASAL FARDHU yang sebenarnya kerana sekalian nyawa itu tajalli daripada NUR MUHAMMAD saperti kata HADITH QUDSI :-

ANA MINALLAH HU KUL LII SHAI IIN MINAN NUR yang bermaksud

Daku daripada Allah manakala segala sesuatu atau cahaya alam ini daripada cahayaku.

ANA MINALLAHU WAL ANBIYA ......( tidak jelas = fakir ) yang bermaksud :-

Aku daripada Allah sekalian anbia’ daripada aku.

ANA MINALLAHU WAL MUKMINI NAA MIN NI

Aku daripada Allah dan segala / semua mukminin daripada aku

Inilah sebabnya dikatakan MUHAMMAD itu BAPA SEKALIAN RUH dan ADAM itu BAPA SEKALIAN TUBUH / JASAD.

Inilah juga sebab kenapa dikatakan yang Fardhu PADA KITA ITU NYAWA. Nyawa itu PEMERENTAH BADAN. Jika tidak digerak oleh Nyawa tidak bergeraklah badan. Wallah hu Alam.



TA’YUN

Adapun TA’YUN itu menyatakan WAKTU Zuhur, Asar dan lain lain lima waktu itu. Adapun yang sebenarnya NYATA AF’AL ALLAH SWT pada Jasad Adam yaitu Tubuh kita ialah ALAMM RUH YANG KASAR. Itulah sebenarnya TA’YUN yakni sebenar benar NYATA.


TAUHID TAKBIRATUL IHRAM ( TI )


Adapun syarat TI itu hendaklah HADIR MATA HATI SYAHADAT KE ZAT ALLAH SWT.

Sebelum takbir kita NIATKAN didalam Hati yang kita MEMULANGKAN SEKALIAN PANCAINDERA yang dikurniakan kepada kita ( kepada Allah = fakir ) Niatnya ialah Tiada pendengaranku hanya ia ( pendengaran Zat Allah ) tiada penglihatanku hanya ia tiada huruf tiada suara hanya ia tiada ciukmku hanya ia tiada gerak dan diamku hanya ia.

HAKIKAT ZAT AF’AL – HAKIKAT SOLAT

Adapun ertinya SOLAT sebenarnya YANG MENYEMBAH ITU HAMBA, YANG DISEMBAH ITU TUHAN.

Yang menyembah itu FANA’ - yang disembah itu BAQA’. Maka sihamba PULANG KEPADA ADOMNYA. Maka KEKALLAH TUHAN semata-mata pada SUHUD ( pandangan = fakir ) kita.

Yang Menyembah dan Yang Disembah pun ia juga. Yang memuji = DIA Yang Dipuji pun DIA juga kerana Allah SWT Memuji DiriNya sendiri melalui lidah makhlukNya ( Insan )

Maka hamba itu tetaplah FANA’ sebab ditilik sekalian keadaan dirinya habis terpulang kepada Allah – Ilmu, hayat, Kudrat, Iradat, Sam’, Basar, Kalam . Yang ada pada dirinya adalah SIFAT ZAT ALLAH semata-mata.

Adapun Tuhan itu tiada diatas, tiada dibawah, tiada dihadapan, tiada dibelakang tiada dikanan mahupun dikiri.

TIADA HAMBA TIADA TUHAN YANG WUJUD HANYA ZAT ALLAH WAJIBUL WUJUD.




MEMULANGKAN AMANAH.


Hadith Qudsi yang bermaksud :-

1 TUKARKAN CAHAYA DIRIMU KEPADA CAHAYA TUHANMU

2 MATIKAN DIRI KAMU SEBELUM KAMU MATI

Adapun maksud MATIKAN itu ialah MEMULANGKAN AMANAH ALLAH yang ditanggungkan kepada kita. Amanah Allah itu ialah WUJUD KITA YANG KASAR ( Jasad ) dan Yang Menanggung Amanah itu ialah WUJUD KITA YANG BATIN yakni Nyawa dan YANG MENGAMANAHKAN itu ialah ZAT ALLAH.

Adapun SYARAT Memulangkan Amanah Allah itu ialah tatkala kita mengatakan ALLAH itu tarik nafas kita dari dalam FUAD hingga sampai kealam QUDDUS. Alam itu UBUn UBUN dan makam KAB FUSAIN yaitu antara dua bulu kening.

Maka kita tahankan hingga kuat sekalian alam kita merasa hapus wujud kita yang kasar kepada wujud kita yang batin – hapus wujud yang batin kepada ZAT SEMATA-MATA kepada suhud kita.

Maka hapus dan karamlah sekalian SIFAT BASRIAH dalam lautan BAHRUL QADIM hingga nyata Sifat laut semata-mata yaitu Laut Alam Allah. Maka katakanlah ALLAH HU AKBAR . telah fana’ sekalian kelakuan dan diri kita maka nyatalah BAQA’ keadaan ZAT Tuhan semata-mata. Inilah dikatakan SUHUD sehingga sampai kepada SALAM.

Adapun SUHUD itu ertinya PANDANG MATA HATI erti Mata Hati ialah pengetahuan Nyawa. Alam Nyawa itulah sebenar-benarnya IMAN.

Inilah SIRRULLAH yaitu cahaya Alam Ilmu ZAT ALLAH yang tiada huruf tiada suara Wujud Mutlak yakni Wujud Zat Wajibul Wujud.

Dengan ini Jasad kita KAMIL dengan Nyawa kita dan Nyawa Kamil Mukamil dengan ZAT ALLAH



DALIL NAQLI – AYAT AL-QURAN



Telah ada Aku dalam dirimu – betapa tidak kamu lihat ?




SIFAT MAANI & SIFAT MAKNUYAH


A DAERAH KITA MENGENAL DIRI YANG KASAR
ADAM = JASAD YANG KASAR

a. HIDUP Jasad dengan hidup Nyawa
b. TAHU Jasad dengan tahu Nyawa
c. BERKUASA Jasad dengan berkuasa Nyawa
d. BERKEHENDAK Jasad dengan kehendak Nyawa
e. MENDENGAR Jasad dengan mendengar Nyawa
f. MELIHAT Jasad dengan melihat Nyawa
g. BERKATA Jasad dengan berkata Nyawa



B DAERAH KITA MENGENAL DIRI KITA YANG BATIN
MUHAMMAD = NYAWA INSAN

a. HIDUP Nyawa dengan HAYAT Tuhan
b. TAHU Nyawa dengan ILMU Tuhan
c. BERKUASA Nyawa dengan KUDRAT Tuhan
d. MENDENGAR Nyawa dengan SAMA’ Tuhan
e. MELIHAT Nyawa dengan BASAR Tuhan
f. BERKEHENDAK Nyawa dengan IRADAT Tuhan
g. BERKATA Nyawa dengan KALAM Tuhan




PANDANG WUJUD YANG ESA PADA WUJUD YANG BANYAK
ZIKIRNYA HU ALLAH




Adapun Allah itu banyak namaNya kerana Nama Allah yang menjadikan Alam dengan limpah Sifat Sifat diatas. Oleh itu Alam ini ialah Hakikat ZAT YANG ESA.



DALIL DALIL AL-QURAN

WALLAH HU MUHITHU LIL ALAMIN
Adapun Allah itu MELIPUTI sekalian Alam

LA TATA HAR RAKU ZAR RATUN BI IZ NILLAH
Tiada bergerak sesuatu walau sebesar zahrah sekalian melainkan dengan IZIn Allah
WA LA HAU LA WALA QUWWA TA ILLA BILLAH
Tiada DAYA UPAYA melainkan dengan KUDRAT Allah

FA IN NA MA TAL WAL LAU AF SII HIM WAJ JAHULLAH
Dimana kamu hadapkan wajahmu disitu Wajah Allah

Barang kamu pandang pada ini hingga sampai yang menjadikan janganlah terhenti pandang kamu pada sekalian itu hingga sampai kepada yang Menjadikan yaitu ZAT WAJIBUL WUJUD

Jika kamu pandang keadaan diri kamu hendaklah kamu pandang dengan HAYAT Tuhanmu. Jika kamu pandang pengetahuanmu hendaklah kamu pandang ILMU Allah. Apabila kamu pandang kuasamu hendaklah kamu pandang KUDRAT Allah. Begitulah seterusnya dengan pancaindera kamu dan Sifat Sifat MAANI Allah yang lain.

Jika tidak demikian halnya sia sialah pandangan itu dan DERHAKA kamu terhadap Tuhan kamu



ALLAH  - NIAT – AHDAH – WAHDAH – WAHIDIAH
ALLAH – Alif - Lam –Lam- Ha


ALIF itu AHDIAH ZAT

LA TAAYUN pun ia SIRRULLAH pun ia juga. Inilah ASAL NIAT yang tiada huruf dan tiada suara. Inilah USALLI SOLAT artinya Aku Solat Sifatnya NAFSI WUJUD

Adapun ALIF itu dalil menyatakan FARDHU . Inilah maknanya ZAT mertabat INSAN dan AHADIAH. Dengan kebesaran ALIF ini maka jadilah LAM yakni dengan kebesaran dan kekayaan SIFAT ZAT ertinya ESA pada pihak TANZIL.

LAM AWAL = ALIF DIATAS

Adapun ALIF DI-ATAS itu dalil menyatakan SIFAT huruf ALIF diatas. Maka jadilah LAM AWAL maknanya SIFAT SEMATA-MATA mertabatnya WAHDAH yakni TA’AYUN AWAL ertinya NYATA YANG PERTAMA yakni TAJALLI SIFAT ALLAH menjadi NUR MUHAMMAD – AIN SABITAH – WUJUD IDHAFI – INSAN KAMIL pun ia juaga menanggung namaNya ALLAH. Inilah asal FARDHU yang sebenarnya yakni SIFAT MAANI.

LAM AKHIR = ALIF DIBAWAH

Adapun Alif Di-bawah itu dalil menyatakan ASMA’NYA. Huruf Alif dibawah menjadi LAM AKHIR maknanya ASMA’ mertabat WAHIDIAH yang bernama ALLAH yakni TA’AYUn THANI ertinya NYATA YANG KEDUA maka Tajallilah RUH ADAM dengan kebesaran , kelimpahan Ruh inilah menjadi Tubuh Adam daripada huruf Alif Di-Atas.

Maka huruf ini maknanya Zat Alif Di-Atas maka jadilah LAM AWAL maknanya Sifat Alif dibawah. Maka jadilah LAM AKHIR maknanya ASMA’ ALIF didepan. Maka jadilah maknanya AFAL . Maka 4 huruf itu empat Sifat Alif Lam Lam Ha



ALLAH HU AKBAR



ALLAH – ( Alif – Lam – Lam – Ha ) – Empat Sifat

ALIF = ZAT
LAM AWAL = SIFAT
LAM AKHIR = ASMA’
HA = AF’AL

AKBAR – ( Alif – Kaf – Ba – Ra )

ALIF = KAHAR
KAF = JAMAL
BA = JALAL
RA = KAMAL

ALLAH = GHAIBUL GHUYUB

ALIF = LA TA’AYUN = MERTABAT ZAT
LAM AWAL = TA’AYUN AWAL = NUR MUHAMMAD = RUH
LAM AKHIR = TA’AYUN THANI = MERTABAT ADAM = NYAWA
HA = MERTABAT TUBUH = JASAD

ZAT DIRI YSNG BERDIRI SENDIRI .Wujudnya di Alam LAHUT. Zikirnya AH ( Alif Ha ) AH . Ilmunya KAMAL YAKIN

SIFAT DIRI DENGAN ZAT. Wujudnya Alam JABARUT. Zikirnya HU HU. Ilmunya HAQ QUL YAKIN

ASMA’ DIRI YANG TERPERI. Wujudnya di Alam MALAKUT. Zikirnya ALLAH 3 x . Ilmunya – ILMU YAKIN

AF’AL DIRI YANG TAJALLI.
Wujudnya diAlam SAHADAH. Zikirnya LA ILA HA ILLALLAH. Ilmunya – ILMU YAKIN.

Jelaslah kewujudan itu sebagai PENZAHIRAN KEBESARAN diriNya.

Dengan wujud itu terzahir pula segala KEINDAHAN JAMAL Allah namanya. Lantas terzahir pulalah CAHAYANYA yang menerangi segala Keindahan itu JALAL ALLAH namanya dengan KEAGUNGAN itu sempurnalah sudah sebagai Kenyataan ALLA HU AKBAR.

DARI ... Manuskrip ILMU & MAKRIFAT TOK GURU PERAMU -
ENTRI KEENAM BELAS ( 16 – TERAKHIR. )



HAKIKAT FATIHAH................Ia Menyatakan DIRI



BISMILLAH..............

Menjadi ia diriNya AR-RAHMAN itu Ya Muhammad , engkau jua keadaan YA RAHIM itu. Ya Muhammad engkaulah kekasihKu. Tiada yang lain.

ALHAMDULULLAH.......

Ya Muhammad yang membaca Fatihah itu Aku. Yang memuji itu pun Aku. Alhamdulillah itu Ya Muhammad Solatmu ganti SolatKu tempat memuji DiriKu sendiri.

RABBUL ALAMIN................

Rabbul Alamin itu Aku Tuhan Sekalian Alam.

AR RAHMAN – AR – RAHIM...........

Ya Muhammad yang membaca Ftihah itu Aku yang Memuji itu pun Aku juga.

MALIKIYAU MID DIIN..............

Ya Muhammad Aku Raja Yang Maha Besar...engkaulah kerajaannya.

IYYA KANA’ BUDU................

Ya Muhammad yang solat itu Aku. Aku memuji DiriKu Sendiri..

WA IYYA KAA NAS TAA IIN....

Ya Muhammad tiada kenyataanKu jika engkau tiada...

IH DI NAS SII RATAL MUSTAAQIM...

Ya Muhmammad Awal dan Akhir itu Aku

SIRATAL LAZI NA AN AM TA ALAI HIM..

Ya Muhammad sebab Aku sukakan engkau ialah engkau itu kekasihKu.
GHAI RIL MAGHDU BI ALAI HIM..

Ya Muhammad Aku jadi Pemurah padamu kerana engkau itu kekasihKu

WA LAD DHAL LIN...

Ya Muhammad jika tiada Aku maka tiadalah engkau..

AMIN..

Ya Muhammad Rahsiamu itu Rahsia Aku.

Yakni yang disembah itu tiada suatu juapun didalamnya melainkan Tuhanku. Maka apabila Solat ghaiblah didalamnya . Apabila ghaib ESA-lah ia dengan Tuhannya.

Yang Solat itu tiada dengan lafaz dan maknanya dengan citarasa yang solat amat rapat kepada Zat Yang Esa dengan kata ALLA HU AKBAR.

Maka barangsiapa masuk didalam Solat tiada SERAH Tubuh dan Nyawa-nya maka kekallah Sifat dengan Tuhannya – tiada mengesakan dirinya dengan Tuhannya. Sabda Nabi saw :-

Tatkala kamu Takbiratul Ihram membuangkan lafaz dan makna melainkan Wujud Mutlak semata-mata.